Pagi ini, seperti biasa, siap siap buat online.... kan lagi berusaha jalanin Internet Marketing.. hehehe
makanya sebisa mungkin selalu online. kalo ga ada hal2 penting yang harus off dari internet, ya aku online teruuuuussss..... ;-p
tapi pagi ini begitu buka detik.com, kaget banget baca berita duka dari salah satu anggota wakil kita -rakyat maksudnya hihihi- meninggal dunia dini hari tadi.... langsung aja hidupin TV untuk nyari berita yang lebih akurat, karena ada gambarnya soalnya..... :)
Sedih banget ga sih, liat seseorang yang ditinggal belahan jiwanya pergi untuk selama lamanya...
ga tega liat sang istri menangis sesegukan disamping jenazah suaminya..., mungkin kayak mimpi buruk yang ga pernah diduga sebelumnya. gimana ga... siang, sang suami masih beraktifitas seperti biasa....
memang sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, terdapat pelajaran bagi orang orang yang berfikir, sebagaimana firman Allah:
Al Baqarah : 164
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.
hhhm.... memang kejadian seperti ini sering kita dengar, tapi berapa sering kita memikirkan tentang kematian itu sendiri?
waktu nya akan tiba, untuk setiap makhluk yang bernyawa akan merasakan hal ini.
hanya kapan.... itulah misteri illahi...
sekarang yang jadi masalah adalah; apakah kita sudah menyiapkan bekal kita untuk menjalani perjalan panjang menuju dunia lain yang disebut dunia Ruh? karena hakekatnya (menurut pelajaran yang pernah ku dapatkan saat ngaji dulu) kematian itu hanyalah sebuah pintu gerbang menuju ke dunia yang lebih luas lagi.
bahkan guru ngajiku waktu itu menggambarkannya seperti ini...
Dunia yang pertama dihuni oleh manusia adalah dunia rahim...., ya di rahim itulah awalnya kita tumbuh... berawal dari sel telur dan sperma yang bersatu, kita tumbuh menjadi segumpal daging yang disebut embrio.... terus danteruuuus tumbuh.... hingga sempurna menjadi seorang manusia.
di dalam rahim embrio kecil mempersiapkan dirinya untuk siap hidup di "dunia" ini...
mempersiapkan, paru2..., kaki dan tangan...., menyempurnakan otak untuk kelak berfikir, menyempurnakan semua organ vital lainnya...
intinya, embrio kecil mempersiapkan diri untuk survive di dunia, yang sekarang kita huni ini.
setelah 9 bulan 10 hari, dimana manusia kecil itu dinyatakan siap untuk hidup di dunia, maka melalui pintu yang disebut "kelahiran", kita lahir kedunia ini. ya.. inilah dunia yang kedua, dunia yang jauh lebih luas dan lebih besar dari rahim. disinilah sekarang kita berada...
berbekal fikiran yang dianugerahkan pada kita, kita menjalani hidup ini. berusaha survive...
untuk apa?
nah ini pertanyaannya....
berdasarkan agama yang ku anut, bahwa akan ada lagi dunia lain sebagai persinggahan terakhir kita. yaitu Akhirat. ya inilah dunia ketiga dan terakhir. kita akan kekal selamanya disini. untuk memasuki dunia ini kita akan memasuki sebuah pintu yang disebut "kematian". mengenai Akhirat ini Allah SWT telah memberitahu kita melalui firman firmannya, antara lain di surat :
Al 'Ankabut : 64
Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.
Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.
juga di surat:
Al Mu'min : 39
Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.
Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.
maka tujuan hidup kita adalah mempersiapkan diri kita untuk dunia yang jauh lebih luas... yaitu dunia akhirat. juga kata guru ngajiku, luasnya dunia akhirat dengan dunia yang saat ini kita tempati itu, perbandingannya seperti dunia rahim dengan dunia yang sekarang tengah kita nikmati.
huft... kebayang ga sih..., dunia ini aja udah luas banget....
so...
apa yang mesti kita siapkan...?
tentu saja amal ibadah kita, perbuatan baik yang kita lakukan didunia ini, akan mendapat ganjaran dari sang maha pencipta.
karena sesungguhnya segala yang kita miliki di dunia saat ini adalah sesuatu yang akan dimintakan pertanggungjawabannya oleh sang maha pencipta.
rezki, harta yang kita miliki, kelak akan dipertanyakan. apakah telah kita gunakan untuk hal hal yang diridhoi Allah SWT...
atau hanya untuk bermewah mewahan... menyombongkan harta? itu saja...?
naudzubillahi mindzalik....
Allah telah memperingatkan kita dengan firmannya:
Al Hadiid : 20
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
nah....
sekarang, yuk kita mulai membenahi hidup kita ini...
bagi yang sudah merasa cukup amal ibadahnya, mari kita pertahankan..
bagi yang merasa kurang, yuk kita tambah...kita perbaiki..
bagi yang belum, yuk kita mulai... mumpung nyawa masih dikandung badan...
karena sesungguhnya kasih sayang dan rahmat Allah senantiasa menyertai kita....
kita songsong kehidupan nanti dengan persiapan yang matang, dengan bekal yang cukup....
semoga Allah senantiasa mengampuni segala dosa kita, dan selalu melindungi kita dan memberi kita kemudahan dalam menjalani perintahnya...
Amiiin Ya Allah....
untuk teman-teman yang membaca tulisan ini silahkan di tambahkan atau diperbaiki jika ada yang. karena sesungguhnya aku pun tidaklah hebat.....
meski demikian semoga tulisan ini bisa bermanfaat
Buat saudara seimanku Adjie Massaid...
semoga segala amal kebaikanmu diterima Allah.., dan dirimu ditempatkan Allah ditempat yang mulia disisiNya... Amin ya Rabbal Alamin.....
thanks
Riri
No comments:
Post a Comment